Ayah Peduli Imunisasi: Memperkuat Peran Keluarga untuk Melindungi Setiap Anak
UNICEF bersama Tim INEY Poltekkes Kemenkes Kupang, Jurusan Kebidanan, serta Dinas Kesehatan Kota Kupang menggagas program “ Ayah Peduli Imunisasi” sebagai wujud kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pemanfaatan layanan Posyandu dan mendukung peningkatan cakupan imunisasi bagi bayi dan balita.
Program ini dilaksanakan dengan dukungan Kementerian kesehatan RI melalui INEY, Pemerintah Kota Kupang, Pemerintah Kanada, dan UNICEF, sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan melalui imunisasi yang lengkap dan tepat waktu.
Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam berbagai aspek pelayanan imunisasi, termasuk manajemen vaksin dan rantai dingin (cold chain). Mereka belajar memahami pentingnya penyimpanan dan pengelolaan vaksin yang tepat, termasuk penggunaan dan pemantauan lemari es vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan kualitas vaksin tetap terjaga hingga diberikan kepada anak.
Namun, perlindungan anak melalui imunisasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan layanan kesehatan. Dukungan keluarga, termasuk keterlibatan ayah, juga memiliki peran penting dalam memastikan anak dibawa ke Posyandu dan mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Melalui edukasi dan penguatan peran ayah, mahasiswa bersama dosen dan mitra hadir lebih dekat dengan keluarga. Mereka melakukan komunikasi langsung, diskusi di posyandu, dan kunjungan rumah untuk memahami berbagai hambatan yang dihadapi keluarga, sekaligus mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan dan imunisasi anak.
Program “ Ayah Peduli Imunisasi ” juga menjadi ruang pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan penelitian berbasis praktik. Kolaborasi ini menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata di masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas calon tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami pentingnya pendekatan keluarga dan gender.
Dengan melibatkan mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat, program ini menjadi langkah bersama untuk membangun lingkungan yang lebih mendukung bagi setiap anak agar memperoleh haknya atas kesehatan dan perlindungan.
Ketika ayah terlibat, keluarga semakin peduli. Ketika keluarga mendukung, semakin banyak anak dapat memperoleh imunisasi lengkap dan tumbuh lebih sehat.
Ayah Terlibat, Keluarga Peduli, Imunisasi Lengkap.